Sabtu, 07 Oktober 2017

CERPEN

Pagi yang cerah mewarnai kembali hari-hari seorang pemuda yang bernama arthur. Di hari yang baru , sekolah kembali dimulai artinya liburan akhir tahun telah selesai dan arthur mulai masuk ke jenjang yang lebih tinggi yaitu SMA (Sekolah Menengah Atas). "Murid-murid diharapkan masuk ke kelas masing-masing" Bel berbunyi dari radioschool . Arthur pun mulai masuk ke kelas dan duduk. Tiba-tiba beberapa OSIS pun masuk ke kelas untuk memberikan beberapa pengumuman mengenai masa orientasi sekolah. Saat osis masuk , ada rasa yang berbeda ketika pertama kali melihat kakak osis yang satu ini , hati arthur mulai berdetak dan salah tingkah ketika melihat kakak osis yang cantik , putih , langsing , berambut panjang berwarna coklat dan menggunakan kawat di giginya  itu. "Waduh, siapa ya namanya ? cantik bangettt!! " Kata arthur dalam hati. Tak lama kemudian osis tersebut memperkenalkan diri , ternyata namanya adalah Jennifer Adinda. Hati ini berdetak , namun waktu begitu tak berasa hingga pengumuman usai di sampaikan dan akhirnya para osis keluar dari kelas.

Keesokan harinya di hari masa orientasi dimulai. Kini para osis kembali masuk ke kelas untuk mengecek perlengkapan yang wajib dibawa oleh peserta sekaligus pembagian kelompok. Saat pembagian kelompok ternyata jennifer menjadi mentor arthur selama kegiatan MOS. Matahari semakin terik bersinar, kini waktunya untuk waktu berdiskusi dan berbagi pengalaman antara peserta dengan para mentor. Akhirnya arthur pun berkenalan dengan Jennifer adinda selaku mentor dan mereka membuat grup diskusi di LINE.

Jennifer terkenal dengan anak yang pandai bermain gitar dan juga bernyanyi. Saat malam keakraban , kelompok kami mendapat kesempatan untuk bernyanyi. Jennifer sebagai mentor yang baik , dia mengajarkan arthur bermain gitar dan mereka mulai bercerita" dan semakin dekat. Kedekatan mereka ini lama-lama menumbuhkan benih-benih cinta antara laki laki dan perempuan. Akhirnya arthur pun menyatakan cinta kepada Jennifer lalu mereka pacaran . Menjelang pacaran tahun ke 2 menuju 3 , tiba-tiba Jennifer pun berubah perlahan-lahan menghindar dari Arthur. Ketemu menjadi jarang , Komunikasi pun jarang akibat kesibukan masing-masing. Lalu Jennifer memutusi arthur dengan alasan bosan. Arthur pun bingung , dan ia mencari tau melalui teman-teman terdekatnya Jennifer yaitu Marilyn , Kelly dan Vania. Saat ditelusuri arthur , ketiga teman dekat Jennifer itu memberitahu kepada Arthur bahwa "Jennifer telah sakit kanker darah, dan ia memutusimu bukan karena bosan, tetapi ia ingin saat ia tidak ada nanti , kau akan terbiasa hidup tanpa nya , tanpa harus bersedih , murung atau bahkan sampai depresi" Kata ketiga teman baiknya itu. Arthur mendengar hal tersebut menjadi terdiam dan arthur menanyakan keberadaan Jennifer. Setelah itu arthur langsung mengunjungi tempat keberadaan Jennifer yaitu di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Jennifer terbaring di ruang ICU dengan berbagai macam alat di tubuhnya. Lalu orang tuanya memberikan kesempatan arthur untuk masuk kedalam. Saat didalam , arthur duduk disamping Jennifer sambil mengeluarkan air mata. "Aku udah tau semuanya, kamu jangan berpikir aku akan meninggalkanmu saat aku tau kamu sakit, Tugasku adalah menjaga dan merawatmu , kita akan susah dan senang bersama , suka maupun duka bersama , aku juga akan berada di sisi mu hingga maut memisahkan kita" Kata arthur . Mendengar perkataan arthur, Jennifer menangis bahagia , semangat hidupnya kembali tumbuh. Dalam waktu 1minggu , akhirnya jennifer meninggal.

Tidak ada komentar: